Kampanye
By Nadin Asmarandjani | 9 CommentsLeave a Comment
Last updated: Wednesday, March 25, 2009 | 3101 Views

Saya bersyukur, pengurus Rw dilingkungan saya cukup tegas dalam mengambil sikap menghadapi kondisi kampanye menjelang Pemilu 2009. Tidak ada satupun poster, baliho, sticker atau bentuk - bentuk kampanye lainnya dalam lingkungan rumah kami. Hal ini bukan baru terjadi pada Pemilu ini, tetapi sejak puluhan tahun yang lalu. Ketika ayah saya dan teman - teman seangkatannya mulai aktif sebagai pengurus Rt/Rw, tidak ada bentuk kampanye tulisan diperbolehkan masuk kedalam lingkungan Rw kami. Alasannya sederhana; ketika masa kampanye telah selesai, tidak pernah ada yang kembali untuk membersihkan atribut - atribut kampanye mereka.

Coba bayangkan…ribuan spanduk, poster, baliho, sticker, yang saat ini bertebaran diseluruh penjuru negeri…siapa yang nanti akan membersihkannya? kemana semua sampah itu nanti akan menumpuk? Itu baru efek yang terlihat. Mari kita pikirkan lagi efek yang tidak terlihat; ribuan meter kain, kertas, plastik, tinta…semua elemen yang menghabiskan sumber - sumber daya alam, menciptakan polusi dan menghasilkan sampah…digunakan secara sia - sia belaka. Dipajang selama beberapa minggu, dan kemudian lenyap dan dilupakan orang.

Isi dari bentuk kampanye tertulisnya, lebih menyakitkan mata dan hati. Semua menampilkan slogan - slogan kosong, foto - foto tanpa makna, dan janji - janji yang diumbar disana sini. Dengan berani menampilkan pribadi yang seakan suci tanpa cacat. Ada pula yang menyindir dan menjelekan yang lain…Belum dipilih sudah memperlihatkan kotornya hati dan pikiran. Tak jarang pula membawa - bawa nama Sang Khalik ataupun atribut keagamaan, seakan jika memilih si partai atau calegnya, berarti telah menjalani keinginan Yang Kuasa.

Saya bukan apatis terhadap Pemilu. Saya tidak pernah absen memilih, karena menurut saya, (apalagi disaat sekarang ini) memilih lebih merupakan tanggung jawab kita selaku warga negara dibanding sebagai hak. Yang saya khawatirkan adalah raibnya rasa nasionalisme dibangsa ini. Rasa cinta terhadap bumi pertiwi dan rakyatnya, seakan pudar ditelan warna warni egoisme partai dan para calegnya.

Kemana kesadaran partai dan para caleg tentang dampak kampanye mereka yang begitu ribut membahana? Pernahkan terpikirkan cara - cara lain yang lebih santun dan berguna bagi masyarakat untuk memperkenalkan diri? Tidak ada lagikah pribadi yang berniat ikhlas dan tulus dalam memberikan waktu dan tenaga untuk bangsanya? Kemana mereka semua selama ini? Berapa banyak diantara mereka yang aktif di kepengurusan lingkungan rumahnya, turut serta melakukan siskamling, aktif di Karang Tarunanya?

Ketika kemarin saya harus mengurus keluarga, keluar masuk daerah Bekasi, Cimanggis dan Depok, tak urung saya bersenandung…

Indonesia tanah air beta…

Pusaka abadi nan jaya…

Indonesia sejak dulu kala…

Tetap dipuja - puja bangsa…

dan air matapun menggenang, tak kuasa menahan sesak didalam dada…

ya Tuhan, biarkanlah anugerahMu turun untuk bangsa ini… untuk pemimpin - pemimpinnya, untuk rakyatnya, untuk pekerja - pekerjanya, untuk wanita - wanitanya, untuk petani dan nelayannya…biarkanlah mereka yang memilih, melakukannya dengan kesadaran penuh bertanggung jawab, dan yang terpilih diberikan hati yang lapang, jiwa yang besar, dan kekuatan dari Yang Ilahi untuk memperjuangkan masa depan bangsa ini dengan ikhlas……….amin.

Comments

9 comments
  1. nh18
    April 7, 2009

    Ya …
    Aku dengar banyak lingkungan yang membebaskan wilayahnya dari atribut partai …
    yang jelas di sekitar kompleks rumahku relatif bersih dari hal itu ..
    namun di tembok pembatasnya …. huahahaha …
    Seribu satu wajah … seribu duaratus pose … dan lima juta janji … !!!

    nh18’s last blog post..CERITA YANG TERTINGGAL

    Leave a reply
  2. nh18
    April 7, 2009

    Mau tereak bentar …
    Ekeh yang pertama … !!!

    Leave a reply
  3. geRrilyawan
    April 7, 2009

    nadin kalo jadi caleg pasti oke neh….

    “Nadin for DPRD….!!!”

    geRrilyawan’s last blog post..TIPS NGGAK PENTING: CARA MENDEKATI WANITA

    Leave a reply
  4. dyahsuminar
    April 8, 2009

    he..he…seribu wajah,seribu janji….tapi hari ini sudah berakhir kok.
    kita tunggu janji mereka…Salut tuh pengurus RW yang tegas gak mau ada baliho,poster,dll…bikin ruwet..

    Leave a reply
  5. sahid[dot]info
    April 11, 2009

    emang penguasa sekarang banyak janji, tapi ga di tepati, salam kenal…

    sahid[dot]info’s last blog post..Metode Enskripsi Blowfish

    Leave a reply
  6. nadin
    April 25, 2009

    untuk semuaaaahhh: maaffff baru sempat berbalas pantun ya!

    dear om trainer…
    wekekeeeee….saya baru tau om kalau dari 1001 wajah bisa menghasilkan 1200 pose..berarti banyak yang berpose lebih dari 1 dong ya? kalau om trainer yang punya kecenderungan narsis ini berpose, 1 wajah, 1000 pose dong om! hikikikkkkk….peace om!

    dear bung yoso…
    pasti okeh! bung mau kan jadi tim sukses saya? kalau saya jadi caleg yang terpilih, bung langsung saya orbitkan untuk jadi presiden, biar mimpi bung menjadikan dian sastro ibu negara kesampaian! hihihihihiiiiiii…..

    dear ibu dyah…
    benar bu…tinggal kita menanti janji …………ooooo…janjiiiiiiiiiiiiiii…………….

    dear mas sahid…
    salam kenal!!! terima kasih sudah menyempatkan mampir. ia, mari kita sama - sama berdoa biar mereka makin dilimpahi rasa malu dan kepekaan hati…malu melanggar janji, dan peka terhadap situasi bangsa ini! hidup Indonesia!!!

    nadin’s last blog post..Kampanye

    Leave a reply
  7. gamma
    May 11, 2009

    ihhh..benerr bangeedd….stuju ama pendapatmu,mbak. aku sih ‘rada apatis’ yah dengan sgala ‘janji gombal bin muna’ itu, aku lebih ga abis pikir, duit sgitu banyak bwt hambur2 atribut kampanye dan sgala rangkaian prosesi acaranya itu, dooohh, udah bisa nyekolahin seluruh anak di pelosok RI kalii… hikkss!! daripada bwt bullshit2an bgini.. *eneg*

    Leave a reply
  8. nadin
    July 13, 2009

    dear gamma……setujuh…juh…juh sekaleeee!!!! hi…….

    nadin’s last blog post..Kampanye

    Leave a reply
  9. dyah suminar
    August 9, 2009

    hi mbak…kok lama gak muncul…?
    sibuk apa nih ?? semoga semua baik baik saja….

    Leave a reply

Leave a Comment