Peduli Bumi
By Nadin Asmarandjani | 4 CommentsLeave a Comment
Last updated: Monday, November 17, 2008 | 839 Views

Hampir setiap hari kita mendengar dan membaca ulasan tentang kepedulian terhadap bumi yang terkenal dengan semboyan “let’s go green”nya. Tapi berapa dari kita yang sungguh - sungguh tergugah untuk kemudian berani mengambil langkah konkret dalam pelaksanaannya? Jangankan untuk melakukan proses mendaur ulang atau Re - cycle, untuk menggunakan secara optimal barang - barang yang telah terpakai atau Re-use saja belum tentu kita mau melakukannya.

Saya sendiri kesulitan mencoba menerapkan konsep ‘hemat energi’ dirumah. Padahal dari 10 orang penghuni tetap dirumah, hanya 2 yang masih balita. Bukannya tidak mau, tetapi kebiasaan memang sulit dirubah. Apalagi pola pikir.

Nah, jika saya mungkin masih harus berjuang keras dirumah saya, saya berharap  teman - teman dapat melakukan hal - hal lain yang juga berguna di rumah teman - teman masing - masing tanpa harus mengalami hambatan yang berarti.

Ini sekedar ide untuk hal - hal yang saya yakini merupakan langkah kecil namun berdampak besar bagi upaya kita menghemat energi, dan bentuk kepedulian kita terhadap bumi:

1. Yakinlah bahwa kita turut bertanggung jawab atas kelangsungan bumi dan yakinlah bahwa upaya kita sekecil apapun bermakna.

2. Periksa rumah. Apakah ada pipa air yang bocor? Apakah ada air bersih menetes percuma dari jet shower, dari shower ataupun keran? Apakah ada air yang merembes walaupun keran sudah ditutup rapat?

Jika ada : perbaiki segera! Jika belum sempat memperbaiki, tampung!

3. Periksa AC. Apakah air buangan AC (keluar dari pipa pembuangan) langsung dibuang ke tanah atau ke got?

Jika ya : tampung! Air itu bisa digunakan untuk menyiram lantai garasi, lantai teras atau membersihkan saluran got. Kita mungkin mendapatkan 1 ember air buangan dari AC yang dipasang semalaman. Betapa sayangnya jika air tersebut hanya lewat saja dalam bentuk tetesan.

3. Kurangi mencuci apapun dengan air langsung dari keran. Cuci piring, cuci baju, cuci motor…gunakan air yang telah ditampung dalam ember. Optimalkan proses pencucian.

4. Gunakan AC seoptimal mungkin. Jika memungkinkan gunakan timer. Jangan menyalakan AC diruangan yang tidak sedang digunakan.

5. Gunakan lampu hemat energi. Jangan menyalakan lampu diruangan yang tidak sedang digunakan.Pada banyak rumah mewah lampu taman dan lampu pagar merupakan pemborosan energi besar2an. JANGAN DIIKUTI. Nyalakan lampu luar secukupnya. Jika hendak tidur pastikan semua lampu yang menyala memang lampu - lampu yang sangat dibutuhkan saja khususnya untuk alasan keamanan.

6. Kurangi penggunaan lampu hias atau lampu dekoratif ( lampu yang digunakan semata - mata untuk alasan keindahan ). Jikapun harus digunakan, pastikan penggunaannya optimal (misalnya untuk toko: jika tidak ada pengunjung lagi, ya segera dimatikan).

7. Matikan TV, Radio, Komputer jika tidak digunakan! Upayakan tidak menyalakan semua peralatan elektronik tadi dalam waktu yang bersamaan.

8. KANTOR ,FASILITAS UMUM, ataupun BANGUNAN PUBLIK adalah tempat - tempat yang sering menjadi ’surga pemborosan energi’. Kenapa? Karena kita sebagai penghuni / pengguna tidak memiliki tanggung jawab langsung sebagai pembayar. Kita mungkin bisa hemat dirumah, tapi dikantor…toh bukan urusan kita, apalagi di restoran atau ditempat rekreasi.  SALAH! Air dimanapun adalah air kita. Jika ada air menetes dari keran di washtaffel umum, tutup kerannya. Jika masih menetes juga, sampaikan keluhan ke pengelola gedung. Yang pasti lakukan sesuatu untuk menghentikan energi terbuang percuma.

9. Hemat kertas dan tissue. JANGAN BELI NOTES BARU. Abaikan discount 70% itu, dan mulailah melihat tumpukan kertas dimeja anda. Apakah bagian belakangnya masih bersih? Ambil cutter dan penggaris besi. Mulailah memotong. Apakah masih ada diary yang setengah bukunya belum terisi? Batasi dengan pembatas buku, dan mulailah menulis pada bagian tersebut. Apakah tissue gulung dikantor tersedia dengan berlimpah? Batasi diri, gunakan seoptimal mungkin! Perlukah menggunakan tissue untuk memegang risoles isi rogut daging itu? Tidak perlu! Gunakan tangan, cucilah sebentar setelah makan.

10. Minimalkan pemakaian plastik. Selama barang belanjaan masih bisa saya masukan ke tas kerja, saya menolak barang tersebut di’plastik’an. Untuk hal ini sering ribut dengan pembantu. Maklum, kebiasaan warung, beli supermie 5 bungkus saja diplastikan, padahal jarak warung cuma beda 3 rumah. Saya minta si ‘mba menggunakan ‘tas warung/tas belanja’. Jika barang yang dibeli sedikit, pegang saja! Wong beli sambel botol kecil saja…pakai plastik segala! Hmmmmhhh…!!!

Comments

4 comments
  1. goenoeng
    November 18, 2008

    hehe…..dari point2 di atas, lumayan banyak juga point yang kudapat, mbak nadin. yg sudah terlaksana maksudku :D

    goenoeng’s last blog post..aku rindu matahari

    Leave a reply
  2. nh18
    November 18, 2008

    Setuju Din …

    Kita harus mulai sekarang …
    Aku mulai dari nomer 3 … itu simple banget … but we never tough about it …
    (BTW nomer 3 ada dua … tapi dua-duanya tips yang paten …)

    nh18’s last blog post..SAUNG ANGKLUNG MANG UDJO

    Leave a reply
  3. dyahsuminar
    November 22, 2008

    Setujuuu mbak….ibu sangat prihatin kalau kita tidak punya rasa peduli bumi,,,paling tidak peduli lingkungan terkecilnya.
    Kalau ibu keliling ke kampung kampung…malah sudah banyak yang menjaga lingkungannya dengan baik….eh giliran yang dipinggir jalan,kaya,punya usaha…Nanam gak mau, diberi tanaman gak diopeni…buang sampah sembarangan…wah komplit ngawurnya, Bunda copy ya…tip2nya bagus.

    Leave a reply
  4. nadin
    November 22, 2008

    dear mas goe…
    wah…hebat…jangan lengah ya mas…kalu bisa tetangga semua diajak ikut menambah point! hayu semangat!!!

    dear om trainer
    hi…maaf ya om…nulisnya keburu - buru, sampe ga keurut nomornya! semoga tipsnya bermanfaat dan dapat segera dilaksanakan! he..ayo…semangat om!

    dear ibu dyah
    monggo bu…ini cuma ide2 yang kepikiran aja, studi kasus dirumah….kalau pola pikir peduli bumi sudah terbentuk dimasyarakat, pastinya dari anak kecil sampai orang tua akan ‘gregetan’ liat air kebuang atau lampu menyala saat tidak digunakan. semoga ditangan ibu tipsnya bisa lebih bermanfaat! semangat ya bu!

    nadin’s last blog post..Peduli Bumi

    Leave a reply

Leave a Comment